Survei “Menuju Dua Tahun Pintu Kepemimpinan Husni-Mo”

Oleh : Lelatul Qadri

Fakultas Illmu Komunikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Masa pemerintahan Bupati dan wakil Bupati Sumbawa periode 2016-2021 akan segera masuk ke pintu dua tahun pemerintahannya. Berdasarkan waktu pelantikan, pemerintah baru saja berjalan 1 tahun 8 bulan jika dihitung sejak Februari 2016 lalu. Salah satu visi misi Pak Husni-Mo sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati saat itu adalah “kemandirian”, meningkatkan pengolaan sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia. Dimana jika disimpulkan adalah keadilan untuk mendapatkan akses pelayanan pemerintah yang baik untuk seluruh masyarakat.

Survei kinerja Bupati dan wakil Bupati Sumbawa periode 2016-2021 ini dilakukan oleh lembaga MY Institute yang berkerja sama dengan Mahasiswa/i Fakultas Ilmu Komunikasi UTS angkatan 2015. Hasil survei akan dirilis pada hari sabtu 20 Januari 2018 di OASE Sumbawa. Metodologi yang dilakukan dalam survei ini adalah dengan tingkat kepercayaan 95%, margin of error 5% dengan periode survei Novemeber 2017-Januari 2018, melalui sampel yang tersebar di seluruh kecamatan dan Desa di Kabupaten Sumbawa. Dari beberapa ulasan visi misi pak Husni-Mo saat kampanye lalu, ada banyak keinginan dan harapan lebih yang diimpikan masyarakat dalam  membangun Sumbawa hebat dan bermartabat. Nilai kemandirian yang diambil dari visi misi Husni-Mo yang menjadi pembahasan kali ini, dan salah satu bagian tentang kemandirian berada pada sektor pasar tradisional di Sumbawa.

Di dalam survei ini masyarakat Sumbawa menilai bahwa perlu adanya lirikan dan sentuhan pemerintah dalam pengolaan pasar tradisional. Terlihat dari hasil survei yang menjelaskan bahwa  pada pasar tradisional di Sumbawa masih sangat minim dan tidak kondusif. Masyarakat Sumbawa menilai baru 35.7% saja pasar tradisional yang representatif. Sedangkan, ada 63.7% yang menjelaskan bahwa belum aman, rapi dan bersih. Dengan data tersebut menjadi cacatan bersama bahwa perlu adanya insiatif dari berbagai kalangan untuk masalah yang tidak dapat dianggap remeh ini. Terlebih pasar menjadi salah satu lokasi yang penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Selain itu, di 24 kecematan dan 165 desa dan kelurahan yang ada di Sumbawa, hanya ada 12 titik pasar saja yang tumbuh. Di beberapa Desa dan Kecamatan banyak masyarakat yang mengharapkan keberadaan pasar, dan tentunya pasar yang representatif di lingkungan mereka. Mereka diantaranya adalah Lenangguar yang kini pasarnya antara hidup dan mati untuk berkembang, serta Lunyuk dimana pasar tradisional yang hadir adalah inisiatif dari masyarakat, bukan pemerintah. Sedangkan di ke 12 titik tampak wajah semrawut dari pasar tradisional. Masih banya pedagang yang berjualan di jalanan atau di luar area, sehingga memakan tempat dan tidak jarang menggangu aktifitas jalan raya, kotor dan jika hujan terjadi banjir. Pemandangan biasa juga terlihat saat tempat Sampah hingga seminggu tidak diangkut. Serta biaya sewa tempat yang semakin meningkat dan banyak pasar tumbuh yang tidak memiliki tempat parkir.

Dari data di lapangan, survei ini diharapkan dapat membantu pemerintah serta masyarakat untuk  mewujudkan fasilitas yang baik dan representatif bagi masyarakat, diantaranya adalah pasar tradisional yang kondusif. Dimana sesuai dengan visi misi yang disampaikan oleh Pak Husni-Mo saat masa kampanye yaitu,”Terwujudnya masyarakat Sumbawa yang berdaya saing, mandiri dan berkepribadian berlandaskan semangat gotong royong”. Kemandirian yang dimaksud disini adalah masyarakat Sumbawa yang mampu dipenuhi kebutuhan dasar secara ekonomi, sosial dan berkeadilan. Disamping itu mandiri juga diartikan sebagai kondisi dimana pemerintah mampu mengelolah potensi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia, serta mampu meningkatkan pendapatan daerah yang dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat juga mampu menjaga apa yang menjadi kebutuhan bersama.

Kondusifitas Pasar Tradisional Di Sumbawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *