Dimuat di samawaera.com

 

SUMBAWA BESAR, SR (21/01/2018)

Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa menjadi momentum yang tepat bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap perjalanan pemerintahan selama setahun dalam menjalankan amanah.

Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril B.Sc yang didampingi Drs. H. Mahmud Abdullah saat menyampaikan pidatonya pada Upacara Peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-59, Senin (22/1), mengaku belum lama ini Ia memimpin langsung proses evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah dengan cara mendengarkan presentasi kepala OPD tentang capaian kinerja pada Tahun 2017. Di dalam evaluasi itu, ada diskusi dan arahan darinya dan juga masukan timbal balik dari jajaran pimpinan OPD. Semuanya itu bertujuan untuk merumuskan tindakan yang nyata sehingga bisa meningkatkan kinerja OPD secara signifikan yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja pemerintah daerah. “Evaluasi seperti ini sangat penting, mengingat ekspektasi masyarakat akan keberadaan kita dalam memberikan pelayanan semakin hari semakin meningkat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Husni Djibril merilis hasil survey Lembaga Survey bernama My Insitute. Lembaga yang bekerjasama dengan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) ini menyerahkan hasil survey yang bertajuk “Menuju Dua Tahun Era Kepemimpinan Husni-Mo di Mata Masyarakat”. Dalam survey terungkap tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan secara umum dan kepuasaan masyarakat pada beberapa bidang di antaranya bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan jalan, UMKM dan pariwisata. Dalam bidang pendidikan, hasil survey menunjukkan bahwa 8,70 persen menyatakan akses ke sekolah masih jauh dan 91,30 persen responden menyatakan akses ke sekolah sudah sangat dekat. Untuk kelayakan sekolah 11,60 persen menyatakan tidak layak dan 88,40 persen menyatakan layak. “Setelah ditelisik, ternyata responden yang menyatakan jauh dan tidak layak berasal dari Kecamatan Orong Telu, Batu Lanteh dan Lunyuk. Kami berupaya dalam sisa masa jabatan selama 3 tahun ini akan menuntaskan masalah akses dan kelayakan bangunan sekolah di wilayah selatan ini,” janjinya.

Dalam bidang kesehatan, lanjut Bupati, 6,20 persen menyatakan bahwa akses menuju ke fasilitas kesehatan masih jauh dan 93,80 persen responden menyatakan sudah dekat. Hal ini juga menjadi perhatian dan sebagai wujud komitmen Husni–Mo, untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada penduduk yang berada di wilayah terpencil. “Tahun 2017 kemarin kami sudah membangun satu puskemas di pulau terpencil yakni Puskesmas Sebotok. Kami juga sudah merencanakan untuk membangun satu unit puskesmas lagi di Kecamatan Batu Lanteh,” sebutnya.

Berkaitan dengan keramahan dan kesopanan petugas, sambung Bupati, 12,60 persen menyatakan belum ramah dan 87,40 persen sudah ramah. Dalam hal pembangunan infrastruktur jalan, 22,40 persen menyatakan belum puas dan 77,60 persen sudah puas. Kemudian pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), hanya 32,90 persen responden yang menyatakan ada pertumbuhan, sementara 67,10 persen tidak ada pertumbuhan. Pada bidang pariwisata, 32,80 persen responden menyatakan Sumbawa memiliki potensi pariwsata dan 51,80 persen menyatakan tidak memiliki. Persepsi responden berkaitan dengan pelibatan masyarakat untuk pengembangan pariwisata juga menjadi subyek yang disruvey. Adalah 43,10 persen menyatakan sudah dilibatkan dan 56,90 persen belum dilibatkan. Selanjutnya kinerja pemerintahan secara umum, 33,10 persen menyatakan buruk dan 66,10 persen sudah baik. “Survey ini dilakukan secara mandiri tanpa pembiayaan pemerintah, tentunya dilakukan dengan metodologi survey yang terstandarisasi. Ini akan menjadi acuan kita, yang sudah baik ditingkatkan dan yang masih kurang akan disempurnakan,” pungkasnya. (JEN/SR)

Survey My Institute: 66,10 Persen Nilai Kinerja Husni—Mo Sudah Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *