Sumber: Harian Nusa

HarianNusa.com – Menuju 100 hari masa kerja pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah – Sitti Rohmi Djalilah, masyarakatnya menaruh kepercayaan penuh, bahwa NTB akan mampu mengalami kemajuan di bawah kepemimpinan “Duo Doktor” tersebut. Berdasarkan hasil survei My Institute, 87% masyarakat optimis NTB akan Gemilang, seperti Visi dan Misi yang dipaparkan pasangan Zul-Rohmi melalui program “Jumpa Bang Zul-Ummi Rohmi”

Hal tersebut disampaikan Ketua MY Institute Miftahul Arzak, S.Ikom., MA saat memaparkan hasil survey menuju 100 Hari Gubernur dan Wakil gubernur NTB Periode 2018-2023, Dr. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc dan Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd di Pendopo Gubernur, Minggu (16/17). Dalam pemaparannya, Miftahul menjelaskan bahwa, sebelum dan pasca pilkada, intensitas turun lapangan yang dilakukan oleh Bang Zul dan Ummi Rohmi cukup tinggi. Kegiatan tersebut berdampak baik. Yaitu, 66,4% masyarakat NTB sudah mengetahui pemimpinnya walaupun baru akan menuju 100 hari kerja. “Hasil ini akan berdampak pada kedekatan serta komunikasi yang intensif antara rakyat dengan pemimpinnya,” ujar Miftahul. Terkait penanganan terhadap gempa Nusa Tenggara Barat, menyangkut meratanya informasi bantuan kepada para korban, masih ada 66,1% masyarakat menilai bahwa informasi terkait bantuan (persyaratan/bahan yang harus disiapkan, pengurusan serta mengklaim bantuan) belum diketahui oleh masyarakat. Metode yang digunakan adalah Multistage Random sampling dengan Margin of Error 4,4% dan jumlah responden 500 yg tersebar di seluruh kabupaten di Provinsi NTB. Sebelumnya Mifta mengatakan bahwa survey yang dilakukan MY Institute ini tidak dibiayai oleh pemerintah dan murni atas biaya lembaga itu sendiri. Menanggapi pemaparan hasil survey tersebut, gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul itu juga menegaskan bahwa survey ini tidak pernah dipesan dan murni dilakukan dari pembiayaan MY Institute sendiri sebagai hadiahnya untuk HUT Nusa Tenggara Barat ke-60. “Kami tidak pernah memesan apalagi pembiayai My Institute, pemerintah Provinsi NTB hanya sebagai fasilitator, agar hasil survey ini bisa terpublish,” terang Gubernur. Gubernur juga menjelaskan bahwa ia tidak berharap berlebihan dan tidak juga memaknai kerja yang dilakukan super hebat. Bang Zul mengaku senang semua tim kompak. “Birokrasi kompak, dengan DPRD kompak, dengan seluruh kepala daerah di kabupaten/kota, alhamdulillah juga kompak,” ungkapnya. Satu hal yang disyukuri Doktor Zul dalam perannya sebagai gubernur yang didampingi oleh Dr. Sitti Rohmi Djalilah sebagai wakilnya sejak dilantik sampai saat ini yakni keharmonisan. “Alhmdulillah setelah pilkada kita dapat berkomunikasi dan menjalin hubungan silaturrahim yang baik dengan semua pihak. Selama ini kami merasa on the right track. Untuk itu, kami tetap berharap bantuan dan kerjasama semua elemen untuk mencapai NTB gemilang,” ujar Doktor Zul. Terkait dengan fokus program kerja 100 hari Zul-Rohmi, Gubernur menjelaskan bahwa, pada saat penyusunan visi misi tidak terbayang akan ada musibah bencana gempa bumi. “Untuk saat ini, fokus dan konsentrasi program kerja kami pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana. Untuk visi misi lain seperti halnya program beasiswa ke luar negeri, industrialisasi dan pariwisata tetap kita upayakan dan Alhamdulillah juga sudah ada beberapa kemajuan, namun konsentrasinya masih kedua setelah proses rehab rekon pasca bencana,” jelas Doktor Zul. Mengakhiri penyampaiannya, Doktor Zul menekankan bahwa, sebuah kepuasan baginya jika apa yang dilakukan mendapatkan respon dari masyarakat. Ia mengakui sejauh dirinya belum pernah melakukan evaluasi terhadap seluruh OPD di bawah pimpinannya. “Untuk saat ini, alhamdulillah kinerja semua OPD baik. Beberapa pelayanan yang dilakukan untuk memfasilitasi masyarakat sudah cukup baik,” tutup Gubernur. (f3)

87% Masyarakat Optimis NTB akan Gemilang melalui “Zul-Rohmi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *