Miftahul Arzak, S.Ikom., MA (Miftah)

Pemuda asli Sumbawa yang lahir pada 05 Desember 1990. Mifta kini berprofesi sebagai salah satu Dosen di Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Teknologi Sumbawa.

Mantan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UTS ini mulai tertarik pada dunia Komunikasi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA Negeri 1 Sumbawa). Saat SMA, Mifta membuat sebuah Koran Siswa (Korsi) untuk menyuarakan aspirasi rekan-rekannya di Sekolah. Selain itu, sejak SMA pula dia sudah aktif membuat film-film pendek untuk dilombakan di ajang Nasional.

Sejak kecil Mifta juga sudah tertarik pada dunia Organisasi. Saat duduk di bangku SMP-SMA, ia mewakili anak-anak Sumbawa menjadi Duta Anak Sumbawa dan Duta Anak Provinsi mewakili Nusa Tenggara Barat (2003-2009) di ajang Forum Anak, temu anak serta kegiatan serupa di tingkat Provinsi dan Nasional. Saat di bangku SMA, Mifta juga merupakan Paralegal termuda dan pertama di Kabupaten Sumbawa pada Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH-APIK) NTB.

Saat SMP dan SMA Mifta juga terpilih menjadi ketua Osis (Ketua Osis SMP N 1 Sumbawa (2004) dan Ketua Osis SMA N 1 Sumbawa (2007)),  serta terpilih sebagai Ketua Osis terbaik dalam  penanganan penyalahgunaan obat-obatan terlarang bagi pelajar (2008).

Ketertarikannya untuk menyuarakan suara orang-orang di sekitarnya tidak terlepas begitu saja setamatnya di bangku SMA. Saat melanjutkan S-1 di Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2009-2013) Mifta memimpin salah satu Partai Kampus (Partai Amanat Mahasiswa) selama 2 Periode, dan mewakili Provinsi NTB di ajang Parlemen Muda Indonesia (2012). Selain kegiatan organisasi politik, Mifta mengisi waktu luangnya di sela-sela perkuliahan dengan menjadi Direktur Radio Kampus (Ikom Radio) (2011-2012).

Setamat S1 pada tahun 2013 dan terpilih sebagai lulusan pertama dan tercepat di angkatannya, Mifta melanjutkan S2 di Prodi Kajian Budaya dan Media, Universitas Gadjah Mada. Sejak itu minat menulis semakin dia geluti, diantaranya buku-buku yang dia tulis:

  1. Koloni Lebah dari 2 Pulau (Buku tentang Pendidikan anak di Desa Perigi, Lombok Timur) (2011)
  2. Hybrid Theori 0.1 (Kumpulan teori-teori Komunikasi) (2012)
  3. Harmoni dalam Perbedaan (Menulis bersama Anak Panti Asuhan Nurul Haq, Jogja) (2012)
  4. Mengantar Pemimpin Baru: Di balik Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sumbawa tahun 2015 (Editor, 2016)
  5. Dua Kutub Media Massa (Editor, 2017)
  6. Sumbawa dalam Kepingan Sejarah (Editor, 2017)
  7. Menghimpun yang Terserak (Esai-esai Sejarah Lokal Sumbawa) (Editor, 2017)
  8. Mediatrik! Regulasi Media dari Nasional ke Sumbawa (2018), serta menulis beberapa jurnal yang dimuat di lokal dan nasional.

Kini, Mifta bersama rekan-rekannya mendirikan Lembaga Survei dan Riset MY Institute dengan berbekal keilmuannya di bangku kuliah, pengalaman organisasi dan riset serta mengantongi sertifikat survei dan penelitian dari AKSES School of Research dan Pembekalan Survei dan Penelitian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI)

 

Menghubungi mifta:

miftahularzak@yahoo.com