Pembukaan Sekolah Pilar Muda
Admin
Sekolah Pilar Muda
22 July 2026
Setelah dinyatakan lolos pada tahap seleksi wawancara, para delegasi terbaik
dari 10 regional di Kabupaten Sumbawa mengikuti kegiatan pembukaan Sekolah Pilar
Muda yang menjadi penanda dimulainya rangkaian pembelajaran, pengkaderan
kepemimpinan, dan karantina program. Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada
Rabu, 20 Mei 2026 di Aula H.A. Mudji Taslim sebagai bagian dari kerja sama antara
MPR RI dan MY Institute. Pembukaan ini dihadiri oleh para delegasi, panitia, fasilitator,
guru, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung pelaksanaan Sekolah
Pilar Muda.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan
dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk
penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi salah satu landasan
utama penyelenggaraan Sekolah Pilar Muda. Momentum ini sekaligus menjadi
pengingat bahwa proses pembelajaran yang akan dijalani peserta tidak hanya
berorientasi pada pengembangan kapasitas individu, tetapi juga pada penguatan
karakter kebangsaan dan tanggung jawab sosial sebagai warga negara.
Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah Pilar Muda, Dr. Miftahul
Arzak, S.I.Kom., M.A. yang menjelaskan latar belakang lahirnya Sekolah Pilar Muda.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa program ini dibentuk sebagai ruang belajar
bagi generasi muda Sumbawa agar tidak hanya menjadi pendengar, tetapi mampu
terlibat aktif dalam memahami persoalan masyarakat, menyampaikan gagasan
berdasarkan data, dan menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan sekitarnya. Beliau
juga menegaskan bahwa Sekolah Pilar Muda dirancang untuk melatih peserta
memahami berbagai persoalan sosial melalui proses observasi lapangan, wawancara
dengan tokoh masyarakat, penulisan esai, diskusi, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan. Selain itu, program ini tidak berhenti pada tataran gagasan, tetapi juga
mendampingi serta mendukung pelaksanaan project sosial yang dirancang oleh para
delegasi agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR
RI sekaligus Ketua Komite Sekolah Pilar Muda, H. Johan Rosihan, S.T., M.H., CPM.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda yang
memiliki kemampuan berpikir kritis, berdialog, memimpin, dan membangun
kepedulian sosial. Menurut beliau, Sekolah Pilar Muda hadir sebagai ruang
pembelajaran yang memungkinkan peserta memahami persoalan masyarakat secara
langsung, menghargai perbedaan pandangan, serta membangun kemampuan
merumuskan solusi atas berbagai isu sosial, lingkungan, dan pembangunan daerah.
Melalui berbagai kegiatan seperti simulasi sidang, diskusi kepemimpinan, resolusi
konflik, penyusunan rekomendasi kebijakan, dan project sosial, peserta diharapkan
tumbuh menjadi pemimpin muda yang tidak hanya kuat dalam gagasan, tetapi juga
mampu bekerja bersama masyarakat dalam menciptakan perubahan. Beliau juga
menegaskan bahwa hasil rekomendasi para delegasi nantinya akan disampaikan
kepada pemerintah daerah sebagai bentuk partisipasi generasi muda dalam
pembangunan dan perumusan kebijakan publik.
Pembukaan Sekolah Pilar Muda menjadi momentum penting untuk membangun
semangat kolektif seluruh delegasi sebelum memasuki proses pembelajaran yang
lebih intensif. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman yang utuh
mengenai tujuan program, nilai-nilai yang ingin dibangun, serta tanggung jawab yang
akan mereka emban sebagai bagian dari generasi muda yang diharapkan mampu
berkontribusi bagi masa depan Kabupaten Sumbawa dan Indonesia menuju
Indonesia Emas 2045.