• Informasi lebih lanjut hubungi +6282340009428

Pembukaan Sekolah Pilar Muda

Admin Sekolah Pilar Muda 22 July 2026
Pembukaan Sekolah Pilar Muda
Setelah dinyatakan lolos pada tahap seleksi wawancara, para delegasi terbaik dari 10 regional di Kabupaten Sumbawa mengikuti kegiatan pembukaan Sekolah Pilar Muda yang menjadi penanda dimulainya rangkaian pembelajaran, pengkaderan kepemimpinan, dan karantina program. Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 di Aula H.A. Mudji Taslim sebagai bagian dari kerja sama antara MPR RI dan MY Institute. Pembukaan ini dihadiri oleh para delegasi, panitia, fasilitator, guru, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung pelaksanaan Sekolah Pilar Muda. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi salah satu landasan utama penyelenggaraan Sekolah Pilar Muda. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa proses pembelajaran yang akan dijalani peserta tidak hanya berorientasi pada pengembangan kapasitas individu, tetapi juga pada penguatan karakter kebangsaan dan tanggung jawab sosial sebagai warga negara. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah Pilar Muda, Dr. Miftahul Arzak, S.I.Kom., M.A. yang menjelaskan latar belakang lahirnya Sekolah Pilar Muda. Dalam sambutannya disampaikan bahwa program ini dibentuk sebagai ruang belajar bagi generasi muda Sumbawa agar tidak hanya menjadi pendengar, tetapi mampu terlibat aktif dalam memahami persoalan masyarakat, menyampaikan gagasan berdasarkan data, dan menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan sekitarnya. Beliau juga menegaskan bahwa Sekolah Pilar Muda dirancang untuk melatih peserta memahami berbagai persoalan sosial melalui proses observasi lapangan, wawancara dengan tokoh masyarakat, penulisan esai, diskusi, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan. Selain itu, program ini tidak berhenti pada tataran gagasan, tetapi juga mendampingi serta mendukung pelaksanaan project sosial yang dirancang oleh para delegasi agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI sekaligus Ketua Komite Sekolah Pilar Muda, H. Johan Rosihan, S.T., M.H., CPM. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berdialog, memimpin, dan membangun kepedulian sosial. Menurut beliau, Sekolah Pilar Muda hadir sebagai ruang pembelajaran yang memungkinkan peserta memahami persoalan masyarakat secara langsung, menghargai perbedaan pandangan, serta membangun kemampuan merumuskan solusi atas berbagai isu sosial, lingkungan, dan pembangunan daerah.
Melalui berbagai kegiatan seperti simulasi sidang, diskusi kepemimpinan, resolusi konflik, penyusunan rekomendasi kebijakan, dan project sosial, peserta diharapkan tumbuh menjadi pemimpin muda yang tidak hanya kuat dalam gagasan, tetapi juga mampu bekerja bersama masyarakat dalam menciptakan perubahan. Beliau juga menegaskan bahwa hasil rekomendasi para delegasi nantinya akan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk partisipasi generasi muda dalam pembangunan dan perumusan kebijakan publik. Pembukaan Sekolah Pilar Muda menjadi momentum penting untuk membangun semangat kolektif seluruh delegasi sebelum memasuki proses pembelajaran yang lebih intensif. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman yang utuh mengenai tujuan program, nilai-nilai yang ingin dibangun, serta tanggung jawab yang akan mereka emban sebagai bagian dari generasi muda yang diharapkan mampu berkontribusi bagi masa depan Kabupaten Sumbawa dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.